Kamu tentuin untung yang kamu mau, tool ini hitung mundur harga jualnya. Kebalikan dari Profit Calculator.
Operasional: kemasan, gudang, ongkir yang ditanggung, biaya proses pesanan / biaya tetap per order, dll.
%
%
Tidak pakai afiliasi? Isi 0
Fee: isi total potongan marketplace sesuai kategori dan program yang kamu ikuti (cek rinciannya di Seller Centre). Fee dan afiliasi dihitung dari harga setelah voucher.
%
Contoh: 5 untuk diskon 5% dari harga jual.
Rp
Potongan tetap per unit, contoh: 2000 untuk voucher Rp2.000.
%
Tidak semua pembeli memakai voucher. Kalau cuma sebagian order yang pakai, turunkan angkanya supaya biaya rata-ratanya realistis. Isi 100 kalau semua order pakai.
%
Order yang akhirnya batal/retur. Ongkir retur, jika ada, masukkan ke biaya operasional.
Nggak pasang iklan? Biarkan 0, harga jual dihitung tanpa potongan iklan.
x
Biaya iklan diperkirakan sebagai persentase dari harga jual (1 ÷ ROAS), dengan asumsi seluruh penjualan berasal dari iklan. Isi 0 kalau tidak pakai iklan.
Nominal tetap per unit terjual, tidak tergantung harga jual.
Berlaku untuk input ROAS maupun Biaya (Rp). Kalau tidak pakai iklan, centang atau tidak sama saja.
%
Persen untung bersih dari harga jual (sebelum voucher, sama seperti Profit Calculator). Contoh: 20 artinya tiap Rp 100.000 harga jual, Rp 20.000-nya untung bersih.
Rp
Nominal untung bersih yang kamu mau per unit terjual, berapapun harga jualnya nanti.
Perhitungan berjalan di browser kamu. Angka yang kamu isi tidak dikirim atau disimpan di server.
Hasil
Isi form di kiri, lalu klik Hitung Harga Jual
-
Harga Jual yang Harus Dipasang
HPP
-
Biaya Operasional
-
Fee Marketplace
-
Voucher
-
Komisi Afiliasi
-
Batal / Retur
-
Biaya Iklan
-
Untung Bersih
-
Perhitungan memakai model yang sama dengan Profit Calculator: voucher memotong harga dulu, lalu fee dan afiliasi dihitung dari harga setelah voucher. Margin dihitung dari harga jual sebelum voucher.