Masukkan detail produk dan biaya, semua komponen akan dihitung otomatis.
Operasional: kemasan, gudang, ongkir yang ditanggung, biaya proses pesanan / biaya tetap per order, dll. Dikali qty.
%
Isi total potongan marketplace sesuai kategori dan program yang kamu ikuti (biaya admin, layanan, gratis ongkir, dll). Cek rinciannya di Seller Centre. Dihitung dari harga setelah voucher.
%
Contoh: 5 untuk diskon 5% dari harga jual
Rp
Potongan tetap per unit, contoh: 2000 untuk voucher Rp2.000. Dikali qty.
%
Tidak semua pembeli memakai voucher. Kalau cuma sebagian order yang pakai, turunkan angkanya supaya biaya rata-ratanya realistis. Isi 100 kalau semua order pakai.
%
Tidak pakai afiliasi? Isi 0
%
Order yang akhirnya batal/retur. Ongkir retur, jika ada, masukkan ke biaya operasional.
Nggak pasang iklan sama sekali? Lewati bagian ini, biarkan angkanya 0 — nggak akan mengurangi profit. Isi kalau kamu memang jalanin ads dan mau lihat gambaran profit setelah kena biaya iklan.
x
Contoh: 3 berarti setiap Rp 1 iklan menghasilkan Rp 3 penjualan. Biaya iklan dihitung dari omzet dibagi ROAS, dengan asumsi seluruh penjualan di form ini berasal dari iklan. Isi 0 kalau tidak pakai iklan.
Centang kalau kamu memang pasang iklan — top-up saldo iklan kena PPN 11%. Kalau nggak pakai iklan, dicentang atau tidak sama saja, nggak ngaruh ke hasil karena biaya iklannya 0.
Perhitungan berjalan di browser kamu. Angka yang kamu isi tidak dikirim atau disimpan di server.
Hasil
Isi form di kiri, lalu klik Hitung
-
Gross Revenue
-
Net Profit
HPP
-
Biaya Operasional
-
Fee Marketplace
-
Voucher
-
Komisi Afiliasi
-
Batal / Retur
-
Biaya Iklan
-
Ini profit dari penjualan yang diisi di form, bukan profit toko secara keseluruhan (penjualan organik dan produk lain tidak ikut dihitung). Ambang margin adalah patokan umum, bukan vonis: kategori dengan perputaran cepat bisa sehat di margin lebih tipis.